halo:))

blog ini isinya curhatan, cerita gaje, dan hal lain yang emang gaje banget yang ditulis sesuka hati. selamat membaca !

Kamis, 11 Juni 2015

Cerita Pendek Tidak Layak Baca

Diposting oleh Nazilatul Khikmah di 03.35
halo, aku hikmah, kali ini aku mau ngepost cerpen bikinanku, cerita ini hanyalah fiktif belaka (walaupun sebenernya ada kisah nyatanya juga sih) mohon maaf bila ada kesamaan nama, atau pengalaman. haha, cerpen abalku ya ini, maapkan jika jelek, maapkan jika anda menyesal telah membacanya. dan tolong jangan di judge :) 
selamat membaca ^^

Cowok Omegle

Cewek biasa dikalangan teman-temannya, biasa dipanggil ratih, anaknya baik hobinya internetan, suatu saat dia buka omegle chattan sama berbagai macam stranger, ada yang mesum ada yang enak. ketemulah dia dengan cowok seumuran

Stranger : “m”
Ratih: “f17 tegal,lo?”
Stranger: “17 jkt”
Ratih: “kelas berapa?”
Stranger : “kelas 11, km?”
Ratih: “iya sama”
Stranger: “ gak pake camera?”
Ratih: “enggak, takuut”
Stranger: “banyak itunya ya, haha”
Ratih: “iya nih”
Stranger: “km ngapain buka omegle?”
Ratih: “gpp, menikmati sore hari aja”
Stranger: “ohh, single ya?”
Ratih “iya, haha”
Stranger: twitter ada?”
Ratih: “ada”
Stranger :”apa namanya?”
Ratih : “@rati***”
Stranger : “oke, follback yaa @al****”
Ratih : “oke sudah ya, oya aku mau off nih”
Stranger: “iya, byeeJ
Namanya Alif, ratih kepo siapa alif itu, alhasil dia stalking twitternya dan menemukan link asefemnya, dia buka dan dia follow, gk lupa dia ngeask, sengaja tanpa nama. dalam hati dia berharap “andai dia ngeask aku, dan minta follback, tapi apalah aku cuma cewe biasa, mana mungkin dia ngeask aku”.
Gak Cuma hari itu dia stalking alif, hari berikutnya pun dia stalking.
Pagi-pagi dikelas ratih, dia cerita pengalamannya kmarin pada temennya. “eh kemarin aku ketemu cowok ganteng dari jakarta di omegle loh, dia ganteng banget, matanya sipit, blablabla”.

“ha?, beneran rat? Jarang loh anak omegle gitu, mana coba liat fotonya..”. “ini nih, namanya alif, dia care juga loh”. “cie, ratih melting gak ya? Haha”. “iya nih melting banget”. “menurut kamu, dia bakalan ngeask dan ngefollow aku gak sih?”. “haha, apa salahnya berharap, semoga aja gitu, haha amin deh rat amin”. “tapi apa mungkin”. “mungkin aja rat, semua bisa aja terjadi”.

Tiap hari ratih selalu kepikiran akan sosok cowok itu, dilihat dari asefemnya, dia care banget, matanya yang sipit mengingatkan ratih pada temen lamanyaa yang bernama rafi. Ratih pengen banget deket sama alif itu. Tapi jarak memisahkannya.

Suatu hari ketika laptop ratih rusak, dia memilih online di warnet. Dalam keadaan puasa dia kewarnet sore hari, untuk sekedar menghibur diri. Biasa dia buka asefem, dijawablah beberapa pertanyaan dari teman-temannya, satu persatu pertanyaan dia jawab, muncullah satu notif dibagian pertanyaan, dibukanya notif tersebut. Betapa bahagianya ratih ketika melihat notif itu,. Bagaimana tidak, notif itu dari alif, cowok omegle itu

Allif: “hai, masih ingat aku?”
Ratih: “iya masih” jawaban yang singkat, namun didalam hati ratih, dia berkata “iyalah masih, gimana gak, tiap hari aku stalking kamu, aku tulis nama kamu di buku diaryku, aku selalu ingat kamu lif”
Ting tongg.. laptop ratih bunyi, ada notif pertanyaan lagi, notif dari orang yang sama, yaitu alif
“follback yaa”
“udah dari dulu wk”
“wah masa sih? Haha”
“iya bener haha”

Seketika ratih melongo melihat pertanyaan dari alif itu, dia benar-benar seperti mimpi, harapannya benar benar terkabul, dia sangat senang itu bisa terjadi. Jawaban ratih memang sangat singkat. namun, dalam hati ratih, ratih berkata berjuta kata. tidak lupa dia menceritakan kesenangannya itu ke teman akrabnya. Ratih juga menuliskan ceritanya itu ke buku diarynya, karna dia yakin, sesuatu yang dituliskan dibuku diarynya, suatu saat akan menjadi kenyataan, seperti pengalaman sebelumnya.

Setelah laptop ratih selesai di service, ratih kembali buka laptop untuk internetan, seperti biasa ratih buka asefem, twitter, dan facebooknya. Dia mencoba ngeask alif, walaupun tanpa nama. dan ternyata di respon baik sama alif. Bahagia banget bukan?

Didalam buku diarynya ratih menuliskan, andai suatu saat chattan ini bisa menjadi nyata, andai bisa bertemu dengannya, andai bisa memilikinya, andai bisa kulihat senyummu secara nyata. Maka aku sangat yakin, akulah orang paling bahagia yang pernah kau kenal lif, sungguh aku pengin banget ketemu kamu lif, ngobrol bareng kamu, karna kamu orang yang paling care yang pernah aku kenal di omegle. Aku benar-benar ingin bertemu denganmu lif. Oh tuhan ijinkan aku bertemu dengannya, suatu saat nanti. Semoga bisa amin
Memang seperti itulah gaya ratih dalam menuliskan seuatu yang dia inginkan, ratih selalu menuliskan kata amin dalam ceritanya, apapun ceritanya.


UKK pun tiba, ratih memutuskan untuk tidak bersering-sering membuka laptop untuk hal-hal yang kurang bermanfaat, dengan berjalannya waktu, dia sedikit lupa dengan alif, karna selama ini dia lebih sering ketemu dengan teman lamanya, rafi. bukan hanya sibuk UKK, ratih juga seperti tertarik lagi dengan temennya itu. Namn ratih tidak benar-benar lupa dengan alif, sesekali dia mengingat awal bertemu alif di omegle.
*pagi hari dikelas

“eh ratih, gimana hubungannya dengan alif?”
“apaan sih, gak ada apa-apa kok”
“kita cuman temen biasa di sosmed”
“halah, masa?”
“ahah, sekarang aku udah agak lupa sama si alif”
“loh kenapa?, kalian bertengkar?”
“enggak, bertengkar? Kaya udah pacaran aja, haha”
“haha, emang kenapa sebenernya?”
“akhir-akhir ini aku sering ketemu sama rafi, kita ada acara bareng, jadi aku ingat rafi lagi”
“ohh gitu, kamu harus bisa konsisten dong, rafi atau alif?”
“haha, ngaco, apaan sih? aku cuman temen biasa sama mereka”
“terserah deh, haha”

Beberapa hari setelah UKK, ratih kembali membuka laptopnya untuk membuka media sosial. Ratih mengharapkan pertemanannya dengan alif tidak sekedar di dunia maya, ratih benar-benar ingin berteman dengan alif di dunia nyata, karna sifat alif yang care sama siapa aja. Suatu hari alif meminta nomor hape ratih, mereka bercerita macam-macam, mulai dari rumah, sekolah dan sebagainya.


Libur tlah tiba, kini saatnya untuk alif pergi berlibur bersama teman-temannya, alif dan teman-temannya memilih berlibur ke kota tegal, dengan tujuan utama yaitu danau beko. Rencananya mereka akan bermalam beberapa hari dirumah saudara alif, karena merasa satu daerah dengan ratih, alif berinisiatif untuk kutemuan dengan ratih, akhirnya mereka sepakat, kapan dan dimana akan bertemu.

Mereka sepakat akan bertemu tanggal 6 juni 2016, yang bertepatan dengan hari minggu. Alif sudah mempersiapkan semuanya, dia berencana akan mengajak teman-temannya. Berbeda dengan ratih yang tidak menyiapkan apa-apa, karna di hari itu ratih ada acara disekolah, namun ratih akan berusaha untuk tetap bertemu alif, karna itu adalah harapan ratih.

Hari yang ditunggu pun tiba, alif telah sampai di tempat tujuan mereka. Lalu alif mengirim pesan hai, aku udah siap nih, aku tunggu kamu di Pesekwis Mall lantai dua ya J  ratih hanya membaca dan tidak sempat membalasnya, karena ratih sangat sibuk. Namun ratih segera menyelesaikan tugasnya dan segera bersiap menemui alif.

Sampailah ratih di Pesekwis Mall, karena ratih lapar, akhirnya ratih makan di Kepeci Chiken.
“mba, nasi Chiken plus jus jeruk ya”
Ada telfon dari alif, sambil menunggu, ratih menjawab telfon alif.

Alif: “halo, kamu udah sampe?”
Ratih: “iya udah, tapi aku lagi makan.. bentar ya?”
Alif: “oke, kamu makan dimana?, biar aku samperin” *nengok sekeliling*
Ratih: “gausah, biar aku yang kesana, aku  di kepeci Chiken”
Alif: “oh sama dong, aku juga. kamu yang mana?”
Ratih: “ah masa? Aku pake baju pink celana jeans, kamu yang mana?”
Alif: “yup, aku liat kamu, kamu yang lagi nunggu makanan kan?”
Ratih: “iyaa, kamu dimana?”
Alif: “ada deh, kepo ya?, duduk dulu gih, tar aku samperin”
Ratih : “ah jangan ah, malu aku” *mulai deg-degan*
Alif : “haha, santa ajai”
Telfon mati

“gimana, gw udah keren belum?” tanya alif pada temannya. “halah, muka lu tuh masih harus di rapiin lif, haha” jawab reno temannya. “ah serius ren, udah wangi belum?”. “dihh, bau banget lu, kaya anak kambing tau ga?”. “ah masa? Parfum dong parfum”. “vroh, lu tuh udah ganeng, wangi, cepet gih samperin, lama lo !”. “deg-degan bego”. “udah sana !” *mendorong alif*

Setelah siap makanannnya, Ratih segera memilih tempat duduk, dan makan disana. Beberapa menit kemudian, datanglah cowok berambut mirip Rangga Smash dengan mata sipit. Sketika ratih berenti makan dan menatap tanpa kedip cowok tersebut.

                Alif: “hai, ratih yaa?” *menjulurkan tangan*
                Ratih: “iyaa” *sambil senyum*
     Alif: “aku alif, anak omegle itu”

ratih terdiam dan berbisik pada temennya, “itu aliff fii, aku mimpi gk sih? Coba cubit aku”. Fifi pun mencubit pipi ratih, “sakit?” tanya fifi, “auu, sakit tau” jawab ratih agak keras. “kamu tuh gak mimpi rat, ini beneran, itu alif, orang yang kamu suka” .

                Ratih : “kamu beneran Alif?, aku gak nyangka, aku bisa ketemu kamu.. ehh maksudnya ganyangka kamu disini”
                Alif: “emang kamu pengen banget ketemu aku?”
                Ratih seketika menjawab “iya, aku berharap banget ketemu kamu.. akhirnyaaa bisa juga, ahaha”
                Alif : *seyum-senyum liat ratih salting gitu*
                Ratih: “aduh, maaf ya kalo aku terlalu frontal”
                Alif: “iya gapapa, kamu lucu kalo salting.haha”

Akhirnya mereka ngobrol panjang lebar, sampe lupa waktu.
Alif pun semakin betah tinggal di tegal, dia memutuskan untuk pindah sekolah ke sekolahnya ratih, setelah lama kena, dan saling mengetahui l latarbelakang masing-masing, alif berinisiatif menembak ratih di hari ulang tahunnya yang ke 17.


                Ulang tahun ratih tiba, alif menyiapkan surprize sepesial untuk ratih, sekaligus dia menembak ratih, ratih pun menerimanya. Dan kini mereka menjadi sepasang kekasih, mereka sangat cocok, dan sangat tenar dikalangan teman-temannya.

~ selesai ~



0 komentar:

Posting Komentar

Kamis, 11 Juni 2015

Cerita Pendek Tidak Layak Baca

Diposting oleh Nazilatul Khikmah di 03.35
halo, aku hikmah, kali ini aku mau ngepost cerpen bikinanku, cerita ini hanyalah fiktif belaka (walaupun sebenernya ada kisah nyatanya juga sih) mohon maaf bila ada kesamaan nama, atau pengalaman. haha, cerpen abalku ya ini, maapkan jika jelek, maapkan jika anda menyesal telah membacanya. dan tolong jangan di judge :) 
selamat membaca ^^

Cowok Omegle

Cewek biasa dikalangan teman-temannya, biasa dipanggil ratih, anaknya baik hobinya internetan, suatu saat dia buka omegle chattan sama berbagai macam stranger, ada yang mesum ada yang enak. ketemulah dia dengan cowok seumuran

Stranger : “m”
Ratih: “f17 tegal,lo?”
Stranger: “17 jkt”
Ratih: “kelas berapa?”
Stranger : “kelas 11, km?”
Ratih: “iya sama”
Stranger: “ gak pake camera?”
Ratih: “enggak, takuut”
Stranger: “banyak itunya ya, haha”
Ratih: “iya nih”
Stranger: “km ngapain buka omegle?”
Ratih: “gpp, menikmati sore hari aja”
Stranger: “ohh, single ya?”
Ratih “iya, haha”
Stranger: twitter ada?”
Ratih: “ada”
Stranger :”apa namanya?”
Ratih : “@rati***”
Stranger : “oke, follback yaa @al****”
Ratih : “oke sudah ya, oya aku mau off nih”
Stranger: “iya, byeeJ
Namanya Alif, ratih kepo siapa alif itu, alhasil dia stalking twitternya dan menemukan link asefemnya, dia buka dan dia follow, gk lupa dia ngeask, sengaja tanpa nama. dalam hati dia berharap “andai dia ngeask aku, dan minta follback, tapi apalah aku cuma cewe biasa, mana mungkin dia ngeask aku”.
Gak Cuma hari itu dia stalking alif, hari berikutnya pun dia stalking.
Pagi-pagi dikelas ratih, dia cerita pengalamannya kmarin pada temennya. “eh kemarin aku ketemu cowok ganteng dari jakarta di omegle loh, dia ganteng banget, matanya sipit, blablabla”.

“ha?, beneran rat? Jarang loh anak omegle gitu, mana coba liat fotonya..”. “ini nih, namanya alif, dia care juga loh”. “cie, ratih melting gak ya? Haha”. “iya nih melting banget”. “menurut kamu, dia bakalan ngeask dan ngefollow aku gak sih?”. “haha, apa salahnya berharap, semoga aja gitu, haha amin deh rat amin”. “tapi apa mungkin”. “mungkin aja rat, semua bisa aja terjadi”.

Tiap hari ratih selalu kepikiran akan sosok cowok itu, dilihat dari asefemnya, dia care banget, matanya yang sipit mengingatkan ratih pada temen lamanyaa yang bernama rafi. Ratih pengen banget deket sama alif itu. Tapi jarak memisahkannya.

Suatu hari ketika laptop ratih rusak, dia memilih online di warnet. Dalam keadaan puasa dia kewarnet sore hari, untuk sekedar menghibur diri. Biasa dia buka asefem, dijawablah beberapa pertanyaan dari teman-temannya, satu persatu pertanyaan dia jawab, muncullah satu notif dibagian pertanyaan, dibukanya notif tersebut. Betapa bahagianya ratih ketika melihat notif itu,. Bagaimana tidak, notif itu dari alif, cowok omegle itu

Allif: “hai, masih ingat aku?”
Ratih: “iya masih” jawaban yang singkat, namun didalam hati ratih, dia berkata “iyalah masih, gimana gak, tiap hari aku stalking kamu, aku tulis nama kamu di buku diaryku, aku selalu ingat kamu lif”
Ting tongg.. laptop ratih bunyi, ada notif pertanyaan lagi, notif dari orang yang sama, yaitu alif
“follback yaa”
“udah dari dulu wk”
“wah masa sih? Haha”
“iya bener haha”

Seketika ratih melongo melihat pertanyaan dari alif itu, dia benar-benar seperti mimpi, harapannya benar benar terkabul, dia sangat senang itu bisa terjadi. Jawaban ratih memang sangat singkat. namun, dalam hati ratih, ratih berkata berjuta kata. tidak lupa dia menceritakan kesenangannya itu ke teman akrabnya. Ratih juga menuliskan ceritanya itu ke buku diarynya, karna dia yakin, sesuatu yang dituliskan dibuku diarynya, suatu saat akan menjadi kenyataan, seperti pengalaman sebelumnya.

Setelah laptop ratih selesai di service, ratih kembali buka laptop untuk internetan, seperti biasa ratih buka asefem, twitter, dan facebooknya. Dia mencoba ngeask alif, walaupun tanpa nama. dan ternyata di respon baik sama alif. Bahagia banget bukan?

Didalam buku diarynya ratih menuliskan, andai suatu saat chattan ini bisa menjadi nyata, andai bisa bertemu dengannya, andai bisa memilikinya, andai bisa kulihat senyummu secara nyata. Maka aku sangat yakin, akulah orang paling bahagia yang pernah kau kenal lif, sungguh aku pengin banget ketemu kamu lif, ngobrol bareng kamu, karna kamu orang yang paling care yang pernah aku kenal di omegle. Aku benar-benar ingin bertemu denganmu lif. Oh tuhan ijinkan aku bertemu dengannya, suatu saat nanti. Semoga bisa amin
Memang seperti itulah gaya ratih dalam menuliskan seuatu yang dia inginkan, ratih selalu menuliskan kata amin dalam ceritanya, apapun ceritanya.


UKK pun tiba, ratih memutuskan untuk tidak bersering-sering membuka laptop untuk hal-hal yang kurang bermanfaat, dengan berjalannya waktu, dia sedikit lupa dengan alif, karna selama ini dia lebih sering ketemu dengan teman lamanya, rafi. bukan hanya sibuk UKK, ratih juga seperti tertarik lagi dengan temennya itu. Namn ratih tidak benar-benar lupa dengan alif, sesekali dia mengingat awal bertemu alif di omegle.
*pagi hari dikelas

“eh ratih, gimana hubungannya dengan alif?”
“apaan sih, gak ada apa-apa kok”
“kita cuman temen biasa di sosmed”
“halah, masa?”
“ahah, sekarang aku udah agak lupa sama si alif”
“loh kenapa?, kalian bertengkar?”
“enggak, bertengkar? Kaya udah pacaran aja, haha”
“haha, emang kenapa sebenernya?”
“akhir-akhir ini aku sering ketemu sama rafi, kita ada acara bareng, jadi aku ingat rafi lagi”
“ohh gitu, kamu harus bisa konsisten dong, rafi atau alif?”
“haha, ngaco, apaan sih? aku cuman temen biasa sama mereka”
“terserah deh, haha”

Beberapa hari setelah UKK, ratih kembali membuka laptopnya untuk membuka media sosial. Ratih mengharapkan pertemanannya dengan alif tidak sekedar di dunia maya, ratih benar-benar ingin berteman dengan alif di dunia nyata, karna sifat alif yang care sama siapa aja. Suatu hari alif meminta nomor hape ratih, mereka bercerita macam-macam, mulai dari rumah, sekolah dan sebagainya.


Libur tlah tiba, kini saatnya untuk alif pergi berlibur bersama teman-temannya, alif dan teman-temannya memilih berlibur ke kota tegal, dengan tujuan utama yaitu danau beko. Rencananya mereka akan bermalam beberapa hari dirumah saudara alif, karena merasa satu daerah dengan ratih, alif berinisiatif untuk kutemuan dengan ratih, akhirnya mereka sepakat, kapan dan dimana akan bertemu.

Mereka sepakat akan bertemu tanggal 6 juni 2016, yang bertepatan dengan hari minggu. Alif sudah mempersiapkan semuanya, dia berencana akan mengajak teman-temannya. Berbeda dengan ratih yang tidak menyiapkan apa-apa, karna di hari itu ratih ada acara disekolah, namun ratih akan berusaha untuk tetap bertemu alif, karna itu adalah harapan ratih.

Hari yang ditunggu pun tiba, alif telah sampai di tempat tujuan mereka. Lalu alif mengirim pesan hai, aku udah siap nih, aku tunggu kamu di Pesekwis Mall lantai dua ya J  ratih hanya membaca dan tidak sempat membalasnya, karena ratih sangat sibuk. Namun ratih segera menyelesaikan tugasnya dan segera bersiap menemui alif.

Sampailah ratih di Pesekwis Mall, karena ratih lapar, akhirnya ratih makan di Kepeci Chiken.
“mba, nasi Chiken plus jus jeruk ya”
Ada telfon dari alif, sambil menunggu, ratih menjawab telfon alif.

Alif: “halo, kamu udah sampe?”
Ratih: “iya udah, tapi aku lagi makan.. bentar ya?”
Alif: “oke, kamu makan dimana?, biar aku samperin” *nengok sekeliling*
Ratih: “gausah, biar aku yang kesana, aku  di kepeci Chiken”
Alif: “oh sama dong, aku juga. kamu yang mana?”
Ratih: “ah masa? Aku pake baju pink celana jeans, kamu yang mana?”
Alif: “yup, aku liat kamu, kamu yang lagi nunggu makanan kan?”
Ratih: “iyaa, kamu dimana?”
Alif: “ada deh, kepo ya?, duduk dulu gih, tar aku samperin”
Ratih : “ah jangan ah, malu aku” *mulai deg-degan*
Alif : “haha, santa ajai”
Telfon mati

“gimana, gw udah keren belum?” tanya alif pada temannya. “halah, muka lu tuh masih harus di rapiin lif, haha” jawab reno temannya. “ah serius ren, udah wangi belum?”. “dihh, bau banget lu, kaya anak kambing tau ga?”. “ah masa? Parfum dong parfum”. “vroh, lu tuh udah ganeng, wangi, cepet gih samperin, lama lo !”. “deg-degan bego”. “udah sana !” *mendorong alif*

Setelah siap makanannnya, Ratih segera memilih tempat duduk, dan makan disana. Beberapa menit kemudian, datanglah cowok berambut mirip Rangga Smash dengan mata sipit. Sketika ratih berenti makan dan menatap tanpa kedip cowok tersebut.

                Alif: “hai, ratih yaa?” *menjulurkan tangan*
                Ratih: “iyaa” *sambil senyum*
     Alif: “aku alif, anak omegle itu”

ratih terdiam dan berbisik pada temennya, “itu aliff fii, aku mimpi gk sih? Coba cubit aku”. Fifi pun mencubit pipi ratih, “sakit?” tanya fifi, “auu, sakit tau” jawab ratih agak keras. “kamu tuh gak mimpi rat, ini beneran, itu alif, orang yang kamu suka” .

                Ratih : “kamu beneran Alif?, aku gak nyangka, aku bisa ketemu kamu.. ehh maksudnya ganyangka kamu disini”
                Alif: “emang kamu pengen banget ketemu aku?”
                Ratih seketika menjawab “iya, aku berharap banget ketemu kamu.. akhirnyaaa bisa juga, ahaha”
                Alif : *seyum-senyum liat ratih salting gitu*
                Ratih: “aduh, maaf ya kalo aku terlalu frontal”
                Alif: “iya gapapa, kamu lucu kalo salting.haha”

Akhirnya mereka ngobrol panjang lebar, sampe lupa waktu.
Alif pun semakin betah tinggal di tegal, dia memutuskan untuk pindah sekolah ke sekolahnya ratih, setelah lama kena, dan saling mengetahui l latarbelakang masing-masing, alif berinisiatif menembak ratih di hari ulang tahunnya yang ke 17.


                Ulang tahun ratih tiba, alif menyiapkan surprize sepesial untuk ratih, sekaligus dia menembak ratih, ratih pun menerimanya. Dan kini mereka menjadi sepasang kekasih, mereka sangat cocok, dan sangat tenar dikalangan teman-temannya.

~ selesai ~



0 komentar on "Cerita Pendek Tidak Layak Baca"

Posting Komentar

 

Pikacyuu Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review